INILAH YANG SAYA YAKINI

Menjadi seorang guru pedalaman merupakan pengalaman pertama bagi Carmelita Tima. Dia mengajar sekitar 400 anak-anak di FLC Tangan Pengharapan setiap minggunya. Bagi gadis bertanah kelahiran Kupang ini, menjadi guru adalah sebuah kebanggan dan kehormatan. Dia sangat yakin bahwa dia dapat mengubah dunia melalui anak-anak ini.

Sudah hampir satu tahun sejak Carmel menginjakkan kaki di tanah Halmahera Utara, kabupaten Maluku Utara. Keadaan cuaca yang tidak bersahabat ditambah akses jalan rusak menjadi sebuah tantangan, namun rasa lelah seakan hilang ketika sudah disambut oleh salam dan celotehan anak-anak didiknya. Mereka biasa bercerita tentang kegiatan sehari-hari mereka dan itu memberi kesempatan bagi Carmel untuk memuji atau mengoreksi tindakan mereka. Ketika jam makan tiba, anak-anak dibiasakan untuk berbaris antri mengambil makanan. Awalnya sulit sekali bagi anak-anak untuk tetap berada di barisan, namun kini antri sudah menjadi bagian dari kebiasaan mereka. Bagi Carmel, pembentukan karakter mereka merupakan hal utama proses belajar.

Carmel bertekad menjadi teladan bagi anak-anak di Soametek, Bailengit, Kai Atas, dan Kai Bawah, di empat desa yang dilayaninya. Carmel sangat percaya bahwa anak-anak akan lebih mudah melaksanakan sesuatu ketika diberi teladan. Dia juga yakin anak-anak ini akan menjadi generasi penerus yang lebih baik untuk bangsa ini.

Bagikan postingan

Berikan komentar anda

(start with http://)