Pembangunan Rumah Sehat NTT

Rumah bulat merupakan rumah tradisional Nusa Tenggara Timur (NTT) yang masih banyak digunakan oleh penduduk yang tinggal di pedesaan. Sayangnya, kondisi rumah tanpa jendela ini juga digunakan sebagai tempat pengasapan hasil panen, membuat rumah bulat menjadi ‘sarang penyakit’.

Rumah yang berbentuk bulat dengan atap terbuat dari daun lontar kering merupakan tempat yang aman untuk berlindung dari serangan angin dingin di malam hari. Rumah tradisional ini dibuat hanya dengan satu pintu berukuran pendek, yang mengharuskan orang menunduk ketika ingin masuk ke dalamnya.

2 berlogo

Rumah bulat tidak memiliki jendela dan sekat. Semua aktivitas di dalam rumah, seperti tidur, makan bahkan memasak, dilakukan dalam satu ruangan. Selain sebagai tempat tinggal, rumah bulat juga digunakan sebagai tempat pengawetan bahan pangan.

Di tengah ruangan, ada perapian yang menggunakan kayu bakar untuk memasak, juga mengasapi bahan pangan berupa hasil bumi yang dipanen selama musim hujan, seperti jagung dan padi, agar awet hingga bertahun-tahun.

5 berlogo

Bahan pangan hasil panen diletakkan di bagian atap rumah, yang kemudian selalu diasap agar tidak busuk dan dapat bertahan lama. Rumah bulat juga tidak berubin dan masih berlantai tanah, membuat kondisinya pengap, gelap, penuh debu dan asap, yang sangat mengancam kesehatan penghuninya.

1 berlogo

Tangan Pengharapan membangunkan rumah sehat sederhana bagi penduduk di TTS. Dengan rumah sehat sederhana ini, penduduk dapat hidup lebih layak dan lebih sehat.

Bagikan postingan

Comments

  1. VITALIS MURJANI mengatakan:

    Luar biasa KARYA dari yayasan tangan pengharapan,senantiasa selalu di berikan rahmat n berkat yg melimpah, Tuhan memberkati

Berikan komentar anda

(start with http://)