Pengiriman Guru ke FLC di Nias

Pada November 2017 lalu, tim Yayasan Tangan Pengharapan mengadakan survei ke Pulau Nias, Sumatera Utara. Hasil survei tersebut menunjukkan bahwa mutu pendidikan di Pulau Nias masih jauh terbelakang dibanding dengan daerah-daerah di luar pulau Nias. Faktor-faktor ketertinggalan ini diantaranya: kurangnya sarana dan prasarana pendidikan, kurangnya buku-buku pelajaran, kurangnya motivasi anak dan kesadaran orangtua untuk pendidikan, serta kurangnya tenaga guru yang profesional.

Setelah survei ke beberapa sekolah di Nias Selatan, pada bulan yang sama, Tangan Pengharapan membuka 5 center baru. Kelima center tersebut adalah SD Negeri Sukamaju Tasua, SMP 2 Somambawa, SD Lolomoyo Samari, SD Hilimbuasi, dan SD Hilisalo’o. Total 540 anak yang ada di kelima center tersebut akan diberikan makanan bergizi dan program belajar gratis.

Pelaksanaan program makan bergizi dan belajar gratis di masing-masing center yang ada di Nias Selatan resmi dilaksanakan bersamaan dengan pengiriman guru-guru Yayasan Tangan Pengharapan pada Januari 2018. Sementara kebanyakan guru-guru lokal disana merupakan lulusan SMA, Tangan Pengharapan mengirimkan guru lulusan sarjana kependidikan dan sarjana sains untuk membantu mewujudkan pendidikan yang lebih baik di daerah tersebut.

Tangan Pengharapan bertekad untuk memajukan pendidikan di ‘Tano Niha’ sehingga kesejahteraan masyarakat menjadi lebih baik lagi dan terbebaskan dari kebodohan dan kemiskinan.

Bagikan postingan

Berikan komentar anda

(start with http://)